Alkisah ada seorang tukang bangunan yang berniat untuk merubah karirnya. Tukang bangunan tersebut memiliki 2 orang anak dan seorang istri yang sebentar lagi akan melahirkan 2 orang anak kembar. Karena itulah tukang bangunan tersebut membutuhkan rumah yang lebih besar dan pekerjaan yang menghasilkan lebih banyak uang. Dia lalu menghadap kepada bosnya untuk menjelaskan hal tersebut. Bos tersebut sebenarnya enggan untuk melepas kepergiannya dikarenakan dia merupakan seorang tukang bangunan yang sangat handal dalam bekerja.
Tetapi ternyata keputusan tukang bangunan itu sudah bulat dan akhirnya bosnya bertanya apakah dia mau membangunkan 1 saja rumah untuknya terakhir kali.Tukang bangunan tersebut menyetujuinya dan mulai membangun sebuah rumah. Tetapi karena pikirannya teralihkan oleh masa depan dan juga anak istrinya, rumah yang didirikannya pun akhirnya tidak sama bagusnya dengan rumah-rumah yang telah ia dirikan sebelumnya.
Hari dimana rumah tersebut diinspeksi oleh bosnya pun tiba. Dan ketika keduanya berdiri di pintu masuk rumah tersebut, bos itu menyerahkan kunci rumah tersebut kepada si tukang bangunan dan ia berkata," Ini adalah hadiah yang kuberikan atas segala jerih payah dan kerjamu yang sangat memuaskanku selama bertahun-tahun." Tukang bangunan tersebut pun akhirnya terkejut..jika saja dia tahu bahwa rumah ini akan dihadiahkan untuknya, tentunya dia akan lebih seksama dalam membangun rumah tersebut..
Tetapi ternyata keputusan tukang bangunan itu sudah bulat dan akhirnya bosnya bertanya apakah dia mau membangunkan 1 saja rumah untuknya terakhir kali.Tukang bangunan tersebut menyetujuinya dan mulai membangun sebuah rumah. Tetapi karena pikirannya teralihkan oleh masa depan dan juga anak istrinya, rumah yang didirikannya pun akhirnya tidak sama bagusnya dengan rumah-rumah yang telah ia dirikan sebelumnya.
Hari dimana rumah tersebut diinspeksi oleh bosnya pun tiba. Dan ketika keduanya berdiri di pintu masuk rumah tersebut, bos itu menyerahkan kunci rumah tersebut kepada si tukang bangunan dan ia berkata," Ini adalah hadiah yang kuberikan atas segala jerih payah dan kerjamu yang sangat memuaskanku selama bertahun-tahun." Tukang bangunan tersebut pun akhirnya terkejut..jika saja dia tahu bahwa rumah ini akan dihadiahkan untuknya, tentunya dia akan lebih seksama dalam membangun rumah tersebut..
kita tidak pernah tahu dan tidak akan pernah bisa menebak dengan tepat 100% apa yang akan terjadi pada diri kita di kemudian hari....seperti halnya tukang bangunan yang tidak mengerjakan rumah tersebut dengan maksimal padahal rumah tersebut akhirnya akan diberikan padanya....kerjakanlah semuanya dengan seluruh kemampuan kita...karena apapun yang kita kerjakan...sekecil atau sebesar apapun hal yang kita kerjakan...pada akhirnya sedikit banyak akan berdampak pada diri kita juga
sumber kutipan : this year i will, karya M.J. Ryan

i like it so much. pinter lo kali ini. salam metal \m/
BalasHapus